Apakah Ini Cinta?

Menurut Kahlil Gibran, cinta adalah “keterpautan jiwa, dan jika itu tak pernah ada, cinta takan pernah tercipta dalam hitungan tahun, bahkan abad.”

Menurut Mario Teguh, cinta adalah “dorongan tidak logis yang mengharuskan kita dekat dan memiliki objek dari kecintaan kita.”

Menurut Al Kitab, cinta adalah “suatu wujud keinginan dalam niat dan tindakan.”(Yohanes 13:18)

Setelah kita mengetahui definisi cinta, walaupun secara pasti definisi cinta itu sendiri beragam banyak penafsiran, tetapi definisi diatas sudah mewakili pengertian apa itu cinta. Sekarang kita tengok fenomena yang sedang terjadi dikalangan pemuda-pemudi, melihat banyaknya orang menjalin hubungan melebihi persahabatan (pacaran) yang dilakukan dengan mengindahkan agama seperti kissing, petting, bahkan melakukan hubungan seks diluar nikah dan itu terjadi dikalangan kampus,  bahkan terjadi di kalangan sekolah SMP dan SMA.

Apakah kita sebagai orang Indonesia yang mempunyai adat yang tinggi dengan moral akan membiarkan semua ini terjadi di Indonesia? Apakah cinta yang dilakukan dengan kissing, petting, bahkan hubungan seks yang semuanya yang dilakukan itu disebut dengan cinta? Apakah cinta itu harus seperti itu?

Menurut saya cinta adalah “suatu ciptaan Allah yang suci, abstrak, tidak bisa disentuh, tidak bisa dilihat namun hanya bisa dirasakan oleh hati dan barang siapa yang merasakan hal itu akan dibuatnya mabuk dan lupa akan dirinya sendiri.”

Mari kita lihat hikayat ini, Nabi Isa A.S. pernah melewati pemuda yang sedang menyiram kebun. Tiba-tiba ia minta kepada Nabi Isa A.S. “mintakan aku kepada Tuhanmu Anugrah rasa cinta kepada-Nya sekalipun seberat semut dan Dzarroh.”

Isa menjawab, “Engkau tidak akan kuasa menerima seberat dzarrohpun.”

Katanya, “Kalau begitu setengah dzarroh saja.”

Lalu Nabi Isa A.S. berdoa, “Ya Tuhanku, berikan dia anugrah cinta seberat setengah dzarroh.”

Nabi Isa A.S. pergi dan beberapa waktu kemudian Isa kembali ke situ lalu Isa bertanya dan orang-orang menjawab “Sekarang dia gila dan pergi ke gunung.”

Nabi Isa A.S. berdoa agar diperlihatkan keadaan pemuda itu. Isa melihat dia diantaran bebebatuan gunung, berdiri di atas batu paling besar sambil membelalakan matanya ke langit. Nabi Isa A.S. memberi salam dan tidak ia tidak menjawab.

“Aku adalah Isa!” Kata Nabi Isa A.S.

Akhirnya Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Isa A.S. “Bagaimana mungkin ia mendengar pembicaraan manusia, sementara dalam hatinya ada rasa cinta kepada-Ku sekalipun seberat setengah dzarroh! Demi Keagungan dan Keagungan-Ku, andai engkau memenggal dengan gergaji dia tidak akan merasakan hal itu.”

Kemudian ada kisah pada zaman Rasulullah, ketika ‘Umar berkata: “Wahai Rasulullah, engkau lebih aku cintai daripada segala sesuatu, kecuali diriku sendiri.”

Rasul S.A.W. bersabda: “Tidak, sebelum engkau mencintaiku lebih dari kecintaanmu kepada dirimu sendiri.”

‘Umar R.A. berkata: “Engkau lebih aku cintai daripada segala sesuatu dan juga lebih daripada diriku sendiri.”

Rasul S.A.W. bersabda: “Sekarang baru engkau benar, hai ‘Umar.”

Kita pikirkan saja dengan Allah S.W.T. menurunkan kalimat “Bismillahirrahmanirrahiim” (Dengan menyebut nama Allah S.W.T. yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) ke bumi, itu sudah menandakan bahwa Allah telah menurunkan cinta-Nya terhadap semu
a makhluk di muka bumi ini.

Melihat cerita diatas, kita ambil kesimpulan bahwa cin

ta memang sudah diciptakan Allah seperti itu, barangsiapa yang merasakan cinta entah itu cinta terhadap kekasih, orang tua, istri, suami, kakek, nenek bahkan kebendaaan maka dia akan jatuh dalam rasa cintanya terhadap hal yang dicintainya tersebut.

Untuk itu janganlah mencintai terhadap sesuatu melebihi kecintaanmu terhadap Allah S.W.T. cintailah Allah yang abadi, cintailah Allah yang memberimu hidup, cintailah Allah yang memberimu makan, cintailah Allah yang memberimu rezeki, cintailah Allah yang memberimu sehat, cintailah wanita yang bisa meningkatkan kecintaan terhadap Allah, cintailah wanita yang mencintai Allah. Tanpa cinta dari-Nya kita tidak bisa merasakan cinta itu sendiri. Dan kepada pemuda pe

mudi yang selalu ingin menghargai cinta, tolong jangan kau rusak ciptaaan Allah yang suci ini dengan nafsu dan perasaan suka yang sesaat.

 

banner728x90

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: