Peran Penting Ibu Dalam Keluarga, Negara dan Islam

“Kata Mereka diriku selalu dimanja, kata mereka diriku selalu ditimang”, begitulah penggalan Lagu Melly Goeslaw yang menceritakan sosok seorang ibu. Ibu adalah sosok perempuan yang tegar. Perjuangannya dalam melahirkan seorang anak menjadi bukti kekuatannya. Ketelatenannya dalam mengurus anak menjadi bukti bahwa ibu adalah sosok yang sangat lembut. Mungkin ini adalah faktor yang menjadi hari dimana betapa pentingnya seorang ibu. Mengingat betapa hebatnya perjuangan seorang ibu dalam melahirkan seorang anak.

Mengingat pentingKasih Ibunya peran seorang ibu, lihatlah bagaimana seorang ibu dalam rumah tangga. Ibu adalah sosok  yang kuat, tegar, pandai, dan teliti. Ketika seorang ibu mulai mengandung anaknya, dengan sabar ibu menahan beban didalam perutnya sampai si jabang bayi lahir. Kemudian pada saat akan melahirkan, seorang ibu harus menahan rasa sakit yang luar biasa demi seorang anak yang akan lahir ke dunia, dan hal ini seorang ibu sangat rentan sekali terhadap kematian. Setelah anaknya lahir peran ibu tidak hanya berhenti sampai disitu, dia merawat anaknya yang baru lahir dengan kasih sayang sampai menyekolahkannya hingga selesai.

Dalam sejarah kemerdakaan bangsa Indonesia, ibu pun turut berperan dalam perjuangan melawan penjajah, ini dicontohkan oleh seorang perempuan dari Aceh yaitu Cut Nja Dien. Cut Nya Dien berusaha dengan sangat gigih untuk mengusir penjajah dari Indonesia, sampai-sampai ia harus tertangkap oleh pasukan Belanda dan dibuang ke Sumedang dalam keadaan buta. Perannnya ini mengingatkan kita betapa tegarnya seorang ibu.

Ketika kita berusaha untuk memperbaiki diri dan beramal untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT, sosok ibulah yang menjadi jalan bagaimana kita mendapatkan cinta dari-Nya dan berharap surga-Nya, hal ini seperti apa yang pernah Rasulullah sampaikan bahwa surga ada di telapak kaki ibu.

Dan terlebih lagi Rasulullah pernah bersabda tentang keutamaan ibu dari seorang bapak. Bahz bin Hakim meriwayatkan bahwa seorang laki-laki datang menemui Rasulullah SAW. Lelaki itu bertanya, “Siapakah yang harus saya taati?” Rasulullah SAW menjawab, “Ibumu.” Dia bertanya lagi, “Kemudian siapa lagi?” Rasulullah SAW menjawab, “Ibumu.” Dia bertanya lagi, “Kemudian siapa lagi?” Rasulullah SAW masih menjawab, “Ibumu.” Dia bertanya lagi, “Kemudian siapa lagi?” Rasulullah SAW menjawab, “Ayahmu kemudian kerabat terdekat yang disusul kerabat yang lain.” Ini menandakan bahwa betapa pentingnya keutamaan seorang ibu.

Ibu adalah sosok yang universal, artinya di negara manapun dia, di suku manapun dia, bagaimanapun dia, Ibu adalah sosok perempuan yang penuh dengan cinta dan kasih. Untuk itu dihari ibu ini, kepada seluruh elemen bangsa jagalah wanita dengan sebaik mungkin, berikanlah cinta dan kasih kepadanya, berikanlah ia pendidikan, berikanlah penghidupan kepadanya. Karena wanita akan menjadi seorang ibu yang akan memberikan cinta kepada anaknya, memberikan pendidikan kepada anaknya dan memberikan penghidupan kepada anaknya. Dan dari seorang anak tersebut akan menjadi penerus generasi bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: